• Jelajahi

    Copyright © anaberita.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Puluhan Relawan PMI Kabupaten Serang Ikuti Simulasi Tanggap Bencana

    anaberita.com
    , September 25, 2022 WIB

    Abdul Basith, Kepala Markas PMI Kabupaten Serang saat memberikan arahan kepada peserta pelatihan, Sabtu 24 September 2022. Dok/Foto: HumasPMI Kabupaten Serang


    ANABERITA.COM, KAB.SERANG - Sabtu, 24 September pukul 14.00 WIB puluhan relawan PMI Kabupaten Serang dari berbagai unsur diantaranya KSR Markas, KSR Faletehan, TSR Markas, dan SIBAT yang tergabung di Satuan Tanggap Bencana (SATGANA) mengikuti simulasi bencana gempa bumi yang berdampak tsunami.


    Simulasi ini di lakukan di halaman Markas PMI Kabupaten Serang. Simulasi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengasah kemampuan para relawan sehingga responsive terhadap bencana terukur terarah tepat sasaran.


    Kepala Markas PMI Kabupaten Serang Abdul Basith dan Kepala Markas PMI Provinsi Banten Embay Bahriah turut menghadiri acara tersebut.


    Abdul Basith selaku Kepala Markas PMI Kabupaten Serang menyampaikan apresiasi baik terhadap PMI Provinsi Banten yang telah melakukan kegiatan atau pelatihan MTDB (Manajemen Tanggap Darurat Bencana). 


    "Dengan adanya pelatihan tersebut terbentuklah sebuah satuan tanggap bencana atau (SATGANA) pada tubuh Relawan PMI," katanya.


    Menurutnya, selain bertujuan untuk mengasah kemampuan para relawan PMI Kabupaten Serang  juga bertujuan untuk meningkatkan responsive dan pelayanan relawan pada suatu bencana.


    Dan tidak kalah pentingnya juga hal ini bagian dari sebuah syarat penting untuk menindaklanjuti hasil pelatihan atau kegiatan MTDB (Manajemen Tanggap Darurat Bencana) di PMI Provinsi Banten pada Agustus lalu," katanya.


    Sementara itu, Embay Bahriah selaku Kepala Markas PMI Provinsi Banten mengucapkan terimakasih kepada PMI Kabupaten Serang yang telah mengadakan kegiatan pelatihan manajemen tanggap darurat bencana.


    "Kami berharap kegitan simulasi ini bukanlah sebuah akhir, karena simulasi ini harus terjadwal minimalnya satu bulan sekali atau tiga bulan sekali supaya lebih profesional," katanya. 


    Penulis : Ridho/Humas PMI Kab.Serang
    Editor : Karnoto
    Komentar

    Tampilkan

    Momentum

    EKONOMI BISNIS

    +