Breaking News

Ramadhan Poros Peradaban Islam




#CatatanRamadhan1447 [Bagian-1]
Ramadhan Poros Peradaban Islam

AlQuran bukan sekedar cerita walaupun 2/3 isinya adalah kisah. Dia juga bukan sekedar syariat tapi juga sains. Bahkan al quran bisa menjadi obat penenang kegalauan.

Kalau kita baca literasi Ramadhan di zaman Rasul maka kita akan mengerti mengapa Ramadhan menjadi poros kebangkitan peradaban Islam.

Ramadhan tidak sekedar perintah soal taqwa, bukan juga semata menjadi kurikulum umat Islam untuk melatih kepekaan sosial dan empati, tapi ada hal yang sebenarnya lebih dalam dari itu semua yaitu poros kebangkitan peradaban Islam.

Mengapa disebut poros kebangkitan? Karena di bulan Ramadhan ada tiga peristiwa besar, legendaris dan fenomenal. Peristiwa pertama adalah turunya Al Quran pada 17 Ramadhan, kemenangan perang Badar dan revolusi damai, yaitu Fathu Mekah.

Bail kita mulai perjalanan rekreasi pikiran ini dari Al Quran. Kita mesti mendalami secara filosofis apa itu Qur'an. Dia bukan sekedar tulisan yang berjejer, dia bukan sekedar tulisan sastra, dia bukan sekedar quotes motivasi dan dia bukan sekedar buku kisah.

AlQur'an adalah blue print umat mamusia, kurikulum hidup manusia dan kompas perjalanan hidup kita. Di sana ada sejarah, pendidikan, ekonomi, politik, budaya, seni, sastra, negara, sosial, gaya hidup, ekologi sampai sekedar urusan privasi seperti menikah, rumah tangga dan betetangga.

AlQuran bukan sekedar cerita walaupun 2/3 isinya adalah kisah. Dia juga bukan sekedar syariat tapi juga sains. Bahkan al quran bisa menjadi obat penenang kegalauan.

Basic apapun kita maka pasti ada di dalam Quran. Ingin belajar bagaimana menulis, merangkai kata dan ingin belajar komunikasi maka belajarlah dari Quran karena disana akan kita temukan bagaimana bahasa Quran luar biasa sistrmatis dan paham betul memadukan antara teks dan konteks bahkan bahasa Quran erat sekali dengan psikologi manusia.

Quran ajarkan komunikasi antar personal, komunikasi inter personal, komunikasi budaya bahkan komunikasi politik.

Coba perhatikan cara Quran memainkan majas metafora, bagaimana racikan bahasanya sangat nyastra. Amati bahasa hukum di Quran itu sangat kontekstual dan compatible dengan zaman sekarang dan kapanpun. Al Quran adalah cara Tuhan bicara dengan kita, sedangkan shalat adalah cara kita bicara dengan Tuhan.

Anda yang orang akuntansi pun ternyata diajarkan Quran, baca surat terpanjang dan ayat terpanjang, persisnya Surat Al Baqarah ayat 282, itu ayat akuntansi. Kenapa saya tahu? Karena semasa kuliah saya dikasih dosen Akuntansi.

"Karnoto kamu tahu ga kalau ilmu akuntansi ada di quran? Coba cari surat terpanjang dan baca ayat terpanjangnya" kata dosenku ketika itu. Dan benar jata dosenku karena saya sudah buktikan sendiri.

Jauh sebelum Amerika Serikat sehebat sekarang, peradab islam lebih dulu menguasai ilmu pengetahuan. Sebelum akhirnya perpustakaan termegah dan pertama di duni di Iraq dibakar. Sejak saat itu peradaban islam mengalami kemunduran sampai sekarang.

Itulah mengapa umat Islam sekarang jauh dari kebangkitan karena jauh dan menjauh dari quran. Mustahil peradaban Islam akan bangkit kalau kita jauh dari Quran, mustahil!

Karena Quran adalah kompas peradaban dan mereka orang Yahudi tahu akan hal ini maka mereka berusaha menjauhkan kita dari Quran.

Ayoo Ramadhan kita buat program One Day one Juz, satu hari satu juz quran. Ramadhan adalah bulan yang kondusif dan suasanya terkondisikan untuk melakukan hal ini.

-bersambung-

Penulis,
Karnoto

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close